Cara Menciptakan Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

Cara Membuat Surat Perjanjian Jual Beli Mobil - Pada umumnya dalam transaksi jual beli kendaraan, baik motor maupun mobil, yang diharapkan hanyalah kelengkapan surat-surat penting kendaraan tersebut. Namun untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, maka perlu dibuatkan surat perjanjian jual beli kendaraan. Surat perjanjian ini sebagai alat bukti apabila di lalu hari timbul perselisihan antara penjual dan pembeli.

Ada banyak model surat perjanjian jual beli mobil yang sanggup Anda gunakan. Bagi Anda yang ingin membeli sebuah kendaraan beroda empat dan memerlukan sebuah surat perjanjian jual beli, berikut ini salah satu contoh surat perjanjian jual beli mobil yang sanggup Anda buat :

Surat Perjanjian Jual Beli Mobil

Pada hari Senin, tanggal 04 April 2017, yang bertanda tangan dibawah ini :

N a m a                : Budi Santoso
Tempat/Tgl.Lahir  : Jakarta, 27 Oktober 1975
Pekerjaan             : Swasta
Alamat                  : Jl.Masjid RT. 999 RW. 999 No.99, Condet, Jakarta Timur

Bertindak atas nama diri sendiri yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA (Penjual)

N a m a                 : Toni Waluyo
Tempat/Tgl.Lahir   : Jakarta, 22 Juni 1980
Pekerjaan              : Pedagang
Alamat                   : Jl.Kaleng RT. 123 RW. 234 No.55, Pasar Rebo, Jakarta Timur

Bertindak atas nama diri sendiri yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA (Pembeli)

Kedua belah pihak menyatakan telah sepakat untuk mengadakan jual beli kendaraan beroda empat dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan dibawah ini :

Pasal 1
PIHAK PERTAMA dengan ini menyatakan telah menjual kepada PIHAK KEDUA berupa : 1 unit kendaraan beroda empat Honda Jazz warna Putih atas nama Budi Santoso, No.Pol B 3333 DM, tahun 2016 beserta surat-surat kendaraan lengkap.

Pasal 2
PIHAK KEDUA telah menyerahkan uang sebesar Rp.200.000.000,- (duaratus juta rupiah) untuk pembelian kendaraan beroda empat tersebut secara tunai dikala penandatangan surat perjanjian ini, dan PIHAK PERTAMA menyatakan telah mendapatkan uang pembayaran tersebut secara tunai.

Pasal 3
PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa dirinya ialah pemilik kendaraan beroda empat yang sah dan kendaraan beroda empat tersebuit tidak dalam sengketa atau sedang dijadikan sebagai jaminan.

Pasal 4
Apabila suatu dikala terjadi perselisihan, maka kedua belah pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah. Dan apabila dengan musyawarah tidak sanggup menuntaskan perselisihan, maka kedua belah pihak sepakat untuk memakai jalur aturan yang resmi.

Pasal 5
Surat Perjanjian ini dibentuk dalam dua rangkap dan ditandatangani di atas kertas bermaterai Rp.6.000,- (enam ribu rupiah) yang masing-masing memiliki kekuatan aturan yang sama.

Demikian Surat Pejanjian ini dibuat, disetujui dan ditandatangani dengan kesadaran dari kedua belah pihak tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun.

                Pihak Pertama                                                                        Pihak Kedua


                 Budi Santoso                                                                          Toni Waluyo

Saksi-Saksi :
1. Supri.......................................
2. Jayadi.....................................
3. Tugino...................................

Itulah Cara Membuat Surat Perjanjian Jual Beli Mobil yang sanggup Anda lakukan. Anda sanggup merubah isi perjanjian tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga bermanfaat.